Text
Tatalaksana dasar luka bakar : disertai contoh asuhan keperawatan berdasarkan SDKI, SIKI dan SLKI
Luka bakar adalah suatu bentuk kerusakan atau kehilangan jaringanyang disebabkan kontak dengan sumber yang memiliki suhu yang sangat tinggi (misalnya api, air panas, bahan kimia, listrik dan radiasi) atau suhu yang sangat rendah (Moenadjat, 2011). Luka bakar adalah luka yang paling sering dialami oleh manusia dibandingkan dengan luka lain. Luka bakar dapat terjadi karena adanya kontak dengan sumber panas ataupun suhu yang sangat rendah, zat kimia, listrik, radiasi dan cahaya. Berbagai aktifitas sehari-hari yang dilakukanpun dapat menjadi penyebab terjadinya luka bakar misalnya kecelakaan yang menyebabkan meledaknya kendaraan, memegang peralatan dalam keadaan panas sewaktu memasak, tersengat arus listrik ataupun karena sebab lainnya (Azhari, 2012). Maka sangat penting sekali bagi mahasiswa keperawatan memahami, menggunakan, dan mengaplikasikan 3S yaitu SDKI (Standart Diagnosis Keperawatan Indonesia), SLKI (Standart Luaran keperawatan Indonesia) dan SIKI (Standart Intervensi Keperawatan Indonesia) saat akan praktik di lapangan atau Rumah Sakit. SDKI merupakan standar mutu proses bagi pelayanan keperawatan di rumah sakit khusunya yang akan melandasi standar asuhan keperawatan nantinya. Sebagai seorang calon perawat atau pemberi pelayanan kesehatan langsung kepada pasien. Maka sangat penting sekali bagi mahasiswa keperawatan memahami, menggunakan, dan mengaplikasikan 3S yaitu SDKI (Standart Diagnosis Keperawatan Indonesia), SLKI (Standart Luaran keperawatan Indonesia) dan SIKI (Standart Intervensi Keperawatan Indonesia) saat akan praktik di lapangan atau Rumah Sakit.
| B00018 | 617.110 ALI t | Tersedia | |
| B00019 | 617.110 ALI t | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain